
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
_____________________________________________________________
______________________________________________________________________________________________________________________________
INFORMASI DAN KONTAK JURNAL LPPM INSTITUT TEKNOLOGI GAMALAMA
_________________________________________________________________________________________________________________________











Berita terupdate hari ini
oleh asd fgh (2022-10-01)
MeresponBlog zombie
Tiga lumba-lumba yang diselamatkan berenang bebas dari suaka Indonesia
Tiga lumba-lumba hidung botol dilepaskan ke laut lepas di Indonesia pada hari Sabtu setelah bertahun-tahun dikurung untuk hiburan wisatawan yang akan menyentuh dan berenang bersama mereka.
Saat bendera merah putih Indonesia berkibar, gerbang bawah laut dibuka dari pulau Bali untuk memungkinkan Johnny, Rocky dan Rambo berenang bebas.
Ketiganya diselamatkan tiga tahun lalu dari kolam kecil mereka di hotel resor tempat mereka dijual setelah menghabiskan bertahun-tahun tampil di sirkus keliling.
Mereka mendapatkan kembali kesehatan dan kekuatan mereka di cagar alam Bali, sebuah kandang terapung di teluk yang memberikan lingkungan yang lebih lembut dan lebih alami.
Lincoln O'Barry, yang bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mendirikan Pusat Rehabilitasi, Pelepasan, dan Pensiun Umah Lumba, mengatakan lumba-lumba adalah hewan liar yang seharusnya hidup bebas.
"Itu adalah pengalaman yang sangat emosional melihat mereka pergi," kata O'Barrry.
Pusat ini diinisiasi pada tahun 2019 oleh Departemen Kehutanan Bali dan Kementerian Kehutanan Indonesia. "Umah lumba" berarti "lumba-lumba" dalam bahasa Indonesia.
Untuk beberapa saat setelah gerbang dibuka, lumba-lumba melihat ke arah bukaan, tidak yakin dengan langkah mereka selanjutnya. Tapi setelah sekitar satu jam, mereka dalam perjalanan, terkadang melompati ombak yang berombak.
Associated Press menyaksikan rilis mereka melalui streaming langsung online. O'Barry mendokumentasikan rilis dengan drone dan rekaman bawah air untuk sebuah film.
Pemerintah Indonesia mendukung penyelamatan lumba-lumba, bekerja sama dengan Dolphin Project, yang didirikan oleh ayah Lincoln, Ric O'Barry, yang juga ikut dalam pelepasliaran.
Ric O'Barry pernah menjadi pelatih lumba-lumba untuk acara TV tahun 1960-an, Flipper, tetapi kemudian datang untuk melihat jumlah korban yang dikenakan pada hewan-hewan tersebut. Dia telah mengabdikan hidupnya untuk mengembalikan lumba-lumba ke alam liar.
Pekerja pusat bertepuk tangan saat lumba-lumba berenang keluar. Wahyu Lestari, koordinator rehabilitasi di pusat tersebut, mengatakan dia agak sedih melihat mereka pergi.
"Saya senang mereka bebas, dan mereka akan kembali ke keluarga mereka," katanya. "Mereka seharusnya berada di alam liar karena mereka lahir di alam liar."
Cek disini berita terupdate!
Johnny adalah yang pertama dari tiga lumba-lumba yang berenang ke laut.
Ric dan Lincoln O'Barry telah menghabiskan setengah abad bekerja untuk menyelamatkan lumba-lumba dari penangkaran di lokasi dari Brasil hingga Korea Selatan dan pelepasliaran di Amerika Serikat pada hari Sabtu adalah yang pertama di Indonesia.
Keputusan pemerintah Indonesia untuk menyelamatkan lumba-lumba mengikuti kampanye pendidikan publik selama satu dekade yang mencakup papan reklame, karya seni, program sekolah, dan kampanye yang meminta orang-orang untuk tidak membeli tiket pertunjukan lumba-lumba.
Seorang menteri pemerintah sudah siap untuk menaikkan gerbang di tempat kudus pada hari Sabtu.